Bisnis tanpa hutang

Bisnis tanpa hutang mungkinkah? jika pertanyaan ini di ajukan ke saya 4 tahun lalu, mungkin saya jawab tidak mungkin bisnis tanpa hutang, mustahil pengusaha yang tidak punya hutang.

Namun jika pertanyaan itu di ajukan ke saya sekarang, maka haqqul yakin saya jawab. Bisnis tanpa hutang itu sangat mungkin.

Sebagai seorang pengusaha muslim yang pernah merasakan hutang dan sampai terlilit, maka saya membagi dua jenis hutang, yaitu hutang riba yaitu hutang dengan tambahan dari jumlah yang di hutangkan, dan hutang yang tanpa bunga atau riba. Kalau yang pertama saya sudah banyak mendapatkan nasehat bahkan dalil shahih tentang ancaman pelaku riba mulai dari penerima, pencatat dan saksi, dan saya pernah merasakan terlilit riba.

sedangkan yang kedua hutang tanpa bunga, memang adalah orang yang ingin membantu kita tanpa minta imbalan bunga, jadi ini murni niat menolong.

Kalau hutang yang jenis pertama, itu banyak dan mudah di jumpai namun ancaman pemilik langit dan bumi , sudah jelas akan memerangi Riba. Sedangkan jenis hutang kedua itu biasanya jumlahnya terbatas dan sangat riskan, riskan disini adalah jika anda meleset dan bahkan sampai gagal bayar maka bisa merusak persahabatan, kekeluargaan dan pertemanan.

Maka Rasulullah SAW sendiri, memperingatkan hati-hati berhutang dan jangan mudah berhutang. Kalau pun harus berhutang cari yang jenis kedua dan anda harus tahu batas kemampuan bayar anda.

Sebagai pengusaha saya percaya bahwa jika mengikuti aturan Allah swt, pasti akan mendapatkan jalan yang lebih barokah, saya sudah banyak bertemu pengusaha yang mulai hutangnya di bawah 1 Milyar, hingga lebih 15 Milyar.

Bisnis bukan untuk melanggar aturan Allah swt, jika riba di larang pasti di sediakan jalan yang lain, ibarat jika sebagai muslim di larang makan babi, tentu masih banyak makanan yang bisa di makan, dan jika babi di larang pasti ada sebabnya, karena banyak keburukannya.

Jadi Mungkinkah Bisnis tanpa hutang ? jawabnya Haqqul yakin sangat bisa !