Ingin profit meningkat naikkan harga

Ingin profit meningkat naikkan harga

Tulisan tentang strategi meningkatkan profit sering saya bahas di whatsApp dan ada juga saya tulis di blog ini tentang ingin profit meningkat naikkan harga dengan cara cerdas anda bisa searching, dan kali ini saya ingin menuliskan ulang dengan contoh kejadian terbaru dari merek AMDK yang sangat terkenal dan masuk kategori TOP BRAND yaitu AQUA. Strategi menaikkan harga untuk mendongkrak profit ini bisa digunakan untuk semua jenis usaha UKM , terutama wajib bagi usaha kuliner yang sudah lebih dari 1 tahun tidak menaikkan harga, karena akan berdampak kepada keuntungan di karenakan kenaikan harga bahan baku.
Ceritanya kemarin tgl 5 april saya membeli aqua galon di toko langganan rumah, lalu penjual mengatakan pak anto , maaf aqua galon ada kenaikan harga dari Rp 15.500 menjadi Rp 16.000 Rp 500,- (lima ratus rupiah) gimana pak apa jadi beli? Lalu saya jawab iya tidak apa bu. Perhatikan kenaikkan harga Rp 500 (lima ratus rupiah) ternyata tidak membuat saya cancel membeli Aqua. Saya iseng menanyakan kepada penjual toko apakah ada pelanggan Aqua yang karena kenaikkan harga Rp 500,- menjadi tidak membeli Aqua? Jawaban adalah TIDAK ADA YANG KEBERATAN pak! Wow berarti sukses strategi Aqua menaikkan harga. Dalam menaikkan harga ada faktor faktor yang menjadi pertimbangan dan melalui survei perilaku konsumen ,untuk bahasan kali ini saya akan bahas 2 (dua faktor) Yaitu Kekuatan Merek dan Psikologis.
Kekuatan Merek Aqua yang sudah di percaya akan kualitasnya membuat konsumen Aqua tidak mempersoalkan kenaikkan harga , karena untuk tipe konsumen aqua sendiri cenderung karakter yang tidak sensitive terhadap harga dan masuk segmen menengah keatas yang lebih memilih kualitas, kemanan, kenyaman dan kepercayaan. Penting bagi anda mengenali siapa konsumen anda apakah termasuk sensitif terhadap harga atau tidak ? lakukan riset dengan seksama.
Faktor Psikologis juga seringkali menjadi strategi penetapan harga, contoh penjualan handphone ketika seorang konsumen sanggup membeli handphone dengan harga Rp 2 juta lebih , lalu ditawarkan aksesoris senilai 100 ribuan maka kebanyakan tidak akan keberatan karena konsumen bukan uang besar, untuk kasus Aqua disini adalah ketika konsumen tidak merasa besar uang RP 500 ,- (lima ratus rupiah). Pernah saya bahas di blog ketika saya tahun 2012 membuka layanan branding & promotion konsultan ketika menyarankan usaha kuliner Lalapan Pancoran daerah suhat untuk menaikkan harga antara Rp 250 rupiah sampai Rp 500 rupiah, dan konsumen tidak merasa keberatan. (Testimoni owner search di blog).
Kadang muncul Kok kecil hanya Rp 250 sampai Rp 500 rupiah coach? Hehehe memang kecil karena ini menyangkut jenis makanan, dan faktor psikologis seperti yang anda bilang kok hanya 🙂 namun cobalah hitung ketika anda mendapat tambahan keuntungan Rp 250 rupiah atau Rp 500 rupiah dan di kalikan sebanyak 1000 konsumen yang membeli maka hasilnya akan Wow lumayan ya 🙂

Jangan pernah takut menaikkan harga selama anda sudah mendapatkan feedback positif dan mengetahui jenis konsumen anda. Dan jangan pernah memaksa untuk tetap di harga sama sedangkan anda tahu itu sama dengan kerja bakti karena untung tipis banget. Lakukan riset dan konsultasikan dengan saya untuk tahapan tahapannya agar proses kenaikan harga bisa mulus dengan melakukan persiapan maka itu akan lebih baik. Baca juga artikel saya kasih judul ” karena Marketing bukan ilmu pasti “