Jadi pengusaha malah banyak hutang

Jadi pengusaha malah banyak hutang

Trend menjadi pengusaha saat ini sedang bergema di Indonesia dengan banyaknya buku-buku dan puluhan tabloid bisnis yang mengulas tentang bagaimana menjadi pengusaha. Fenomena ini sungguh mengembirakan karena pertumbuhan sector ekonomi akan meningkat jika di suatu Negara memiliki jumlah pengusaha yang ideal. Data ini bisa dengan mudah anda temukan melalui internet.

Namun saya akan sharing pengalaman diri sendiri maupun teman-teman yang awal mulanya ingin menjadi pengusaha agar bisa cepat menjadi kaya raya, dari sinilah pokok permasalah muncul. Beragam workshop entrepreneur banyak memberikan iming-iming cara cepat menjadi pengusaha yang kaya raya tanpa di sertai ilmu menjadi pengusaha yang sesungguhnya. Sehingga saat seorang pegawai atau orang yang belum pernah terjun menjadi pengusaha akan langsung membabi buta tubruk sana sini dalam mencari permodalan usaha yang kebanyakan menggunakan modal pinjaman bank dengan bunga (riba) mohon maaf kalau ditulisan ini saya memuat kata riba karena sebagai seorang muslim saya juga baru tahu tentang bahaya riba.

Yang terjadi kemudian adalah saat sesorang menerima modal kerja dari bank dan biasanya berharap mendapat modal pinjaman sebesar mungkin dengan asumsi bisa menggunakan untuk usaha yang baru dirintisnya. Namun karena tidak didukung dengan ke ilmuan bisnis, semisal managemen, marketing, skills negosiasi, hukum dll. Akibatnya usahanya tidak jalan dan modal yang dipinjamnya tidak bisa di kembalikan sehingga menjadi bad debt, biasanya seorang pengusaha yang sedang bingung akan berusaha menjadi pinjaman hutang lagi dengan harapan hutang tersebut akan di putar untuk membayar hutang dan sebagian untuk menjalankan usahanya, namun terjadi kebanyakan hutang makin bertambah.

Dan buntutnya adalah hutang menumpuk , stress dan beragam persoalan mulai muncul dari keluarga hingga sakit akibat stress. Astagfirullah..!

Berikut saran bagi anda yang saat ini memiliki hutang atau yang sedang ingin menjadi pengusaha.

  1. Mulai usaha dengan modal sendiri tanpa meminjam dari bank, hal ini karena bagi pengusaha pemula belum memiliki kecakapan seluk bisnis yang akan diterjuni. Sadari bahwa tidak ada cara cepat karena semua membutuhkan proses , seperti bayi yang tidak langsung berdiri dan lari
  2. Hati – hati dengan mentor yang mengaku bisa mengajarkan bisnis dan menghasilkan untung cepat dengan jumlah yang tidak masuk akal, pelajari biographi para milyuner dunia atau Indonesia juga memerlukan waktu bertahun-tahun untuk bisa tumbuh dan menjadi kaya. Apakah benih yang baru ditanam bisa tumbuh dan berbuah dalam hitungan hari ??
  3. Jangan langsung resign atau keluar dari pekerjaan sekarang , sedapat mungkin belajar ilmu bisnis yang tepat semisal cara melakukan koordinasi, leadership dan management dan anda bisa menemukan cara-cara menjadi pengusaha dengan CERDAS dan Halal.
  4. Jangan terjebak pola lifestyle semisal ingin terlihat KAYA, terlihat SUKSES karena terlihat KAYA dan benar – benar menjadi KAYA itu beda..! hidup sederhana yang belajar memilah mana kebutuhan mana keinginan dalam setiap pengeluaran.
  5. Carilah mentor atau seorang coach yang memang sudah memiliki jam terbang dan berhasil membawa perubahan ,karena ibarat anda belajar berenang melalui buku dengan berenang di dampingin seorang pelatih renang , hasilnya juga beda. Jangan segan mengeluarkan biaya atau investasi untuk bisnis coaching.
  6. Jangan tinggalkan nilai-nilai agama , karena agama itu mengatur tentang cara hidup yang baik dan tidak ada aturan agama yang merugikan, semisal bagi muslim bukan sekadar untung banyak namun juga harus halal dan membawa berkah, berapa banyak keuntungan besar ternyata tidak membawa berkah yang muncul masalah dan penyakit.
  7. siapapun anda dulu di masa jahiliyah tidak ada kata terlambat untuk memperbaiki diri. Dan yakin lah bahwa Allah Swt. Maha pengampun dan jadikan bisnis sebagai ladang amal. Belajar dan berani komitmen kerja keras, kerja cerdas dan terus tumbuh lebih baik

Semoga tulisan ini membawa manfaat , salam sukses dan berkah mulia.

( Coah Anto “Dobrax” PinBB 32 A7FB 94, #SEO #SEM #SMM #Bisnis Coaching #Training email antomalangbagus@gmail.com )