Strategi Marketing melalui Reseller & Dropship

Anda ingin mendapatkan penjualan lebih banyak? Coba gunakan taktik Reseller dan Dropship. Jika anda memproduksi produk sendiri atau anda punya jalur langsung dengan produsen, strategi membuka Reseller dan Dropship bisa anda pertimbangkan untuk di implementasikan.

Manfaat dari taktik membuka Reseller dan Dropship.

  1. Produk anda akan mudah menyebar, sebab semua reseller dan dropship anda ikut menjadi marketing dan sales anda, tanpa anda sendiri harus turun tangan, dan menghemat biaya, bayangkan anda jika anda berada di Jakarta dan memiliki reseller yang tersebar di jawa timur, jawa tengah, jawa barat, Sulawesi, Kalimantan, bali , NTT. Ini ibara sekali merengkuh dayung, 2-3 pulau terlewati. Ingat produk kripik pedas maicih ? dulu menggunakan strategi ini dan cukup sukses, sebab reseller dan dropship secara tidak langsung menjadi tim direct selling. Dengan istilah Jendral dan Kopral, yang melakukan kanvasing dengan istilah ‘gentayangan’ ke target market ini bagi saya USP dan kalau dipertahankan akan jadi ‘brand’ sendiri.
  2. Ikut membesarkan Brand atau Image Perusahaan dan produk anda tentunya. Setiap reseller dan dropship tentu, sudah anda bekali tentang produk knowledge yang melingkupi manfaat, keuntungan produk anda. Anda pasti pernah melihat banyak perusahaan-perusahaan besar yang sangat peduli dengan brand mereka,tidak segan mereka menginvestasikan ratusan juta hingga milyaran, agar Brand mereka di kenal , di pakai dan di jadikan bagian dari gaya hidup atau kebutuhan sehari-hari mereka. Karena omset anda masih belum memenuhi untuk melakukan investasi secara khusus merawat dan menumbuhkan Brand. Maka mulai dari yang mudah dan bisa langsung diterapkan salah satunya dengan strategi membuka reseller dan dropship.
  3. Bisa dijalankan secara Online dengan menggunakan media Internet atau secara Offline dan dikombinasikan keduanya.
  4. Hemat dan langsung cash, karena untuk menjadi reseller ada yang menerapka biaya join atau gabung dengan nominal uang yang berbeda, di bundling dengan paket produk biasanya.
  5. Tidak perlu bayar SDM banyak untuk edukasi dan distribusi, bayangkan sebagai pengusaha UKM, kalau anda harus merekrut karyawan untuk mendistribusikan ke seluruh wilayah Indonesia. Berapa biaya yang harus di keluarkan.

Sebenarnya masih banyak sekali, taktik reseller dan dropship yang bisa di explore untuk digunakan dalam kaitannya meningkatkan penjualan. Dan perlu di ingat setiap metode itu memiliki Keuntungan dan Kekurangan, tinggal anda analisa, kalau istilah bisnis Risk Managementnya tinggal anda buat, untuk meminimal resiko dari strategi ini.